0

Hanya Engkau (Part II)

Posted by Unknown on 5:43 AM
Aku begitu tersiksa. Mungkin cinta ini telah berubah menjadi obsesi. Aku menginginkanmu untuk menjadi milikku lagi. Sekali lagi. Mungkin karena dulu, aku sangat membanggakanmu di depan mereka. Berbicara seolah-olah cinta kita kan abadi. Atau mungkin aku terlalu naif untuk menerima sebuah kemunduranmu sebagai sebuah kekalahanku. Aku bingung! Ini tidak semudah seperti apa yang dirimu kini bicarakan dengan nada muak dan marah.
Cintaku telah punah, tapi masih ada keyakinan bahwa kau akan kembali lagi, suatu saat nanti. Lalu aku akan memilih untuk menyimpan cinta ini dan menunggumu menjemputku. Tapi sayang, ketidakpastian membuatku merasa rendah. Ini bukan diriku. Sekali lagi cinta mampu merubahku dan hatiku. Kita yang pernah saling mencinta kini kembali menjadi orang asing, tanpa sapa dan tanpa rasa. Aku masih tak percaya. Tapi inilah realita. Aku harus bisa menerimanya, karena aku adalah bagian dari realita. Aku hidup untuk hari ini dan masa yang akan datang saja. Namun, masa lalu memang tak sepenuhnya buruk. Banyak hal di masa lalu yang menjadikanku lebih kuat di hari ini. Setidaknya aku dapat berdiri tegap di atas kaki sendiri, tanpa bergantung pada orang lain.
Aku ingin bahagia dan aku akan bahagia, untuk diriku sendiri dan untuk orang-orang yang jauh lebih pantas untuk aku bahagiakan. Kenapa aku harus merisaukanmu ketika kebahagiaan yang aku ingin capai adalah dengan melepasmu? Aku ingin pulang, pergi mengemasi semua benda darimu. Mengumpulkannya dan menyatukannya dengan benda-benda dari mereka, pria-pria yang sudah aku lupakan. Aku tak ingin berlarut dalam kesedihan dan rasa sesal yang mendalam.


0 Comments

Post a Comment

Copyright © 2009 syaripha's daily All rights reserved. Theme by Laptop Geek. | Bloggerized by FalconHive.