0

Hanya Engkau (Part I)

Posted by Unknown on 4:49 AM

Pilihan yang sulit ketika sendiri adalah berbagi. Berbagi cerita dan indahnya rasa. Sayang, aku masih belum bisa mempercayai siapapun untuk menjadi pendengar setiaku seperti apa yang pernah aku percayakan padamu. Terlalu besar bentuk kepercayaan yang pernah aku berikan yang kemudian kau jadikan sebagai alasan untuk menjatuhkanku semakin dalam. Selalu seperti itu. Bahkan sampai detik ini, aku masih tidak percaya kamu dapat melakukan ini, hal yang dulu kau janjikan tak akan pernah dan tak akan sampai hati kau lakukan padaku. Harusnya aku tidak mudah untuk menjatuhkan hati dan pilihan padamu dulu, agar aku tak sesulit ini untuk mempercayai kau yang kini ingkar. Mengingkari sumpah demi nama Tuhan yang Maha Agung serta janji untuk tak saling meninggalkan sehidup semati.
Aku tahu memang tak ada yang abadi di dunia ini, termasuk perasaan. Ada Dzat yang Maha Membolak-balikkan hati, yang mampu merubah hati dan perasaan manusia dalam sekejap saja. Kita pernah saling mendo’akan, kita pernah tertawa bahagia, bahkan kita pernah menangis bersama saat kita tahu dunia menentang adanya ‘kita’. Kau bukan orang yang optimis, tapi kau mampu membuatku meyakini kasihmu yang tulus, dulunya. Banyak hal dari dirimu yang telah membuatku berubah, merubah aku yang emosional dan kasar menjadi aku yang lebih dapat mengontrol emosiku sendiri.

0 Comments

Post a Comment

Copyright © 2009 syaripha's daily All rights reserved. Theme by Laptop Geek. | Bloggerized by FalconHive.