0
Ah, sudahlah
Posted by Unknown
on
9:53 AM
Ramai. Apa yang ada di pikiranku terlalu sesak. Hingga aku
tak mengerti apa yang sedang aku pikirkan. Kisah ini, terlalu awal untuk dapat
aku katakan indah. Kisah tentang kita. Bagaimana bisa kita berubah seperti ini?
Kamu benar, tentang kesalahan yang sebenarnya dapat kita lihat dari sudut
pandang kita berdua, sama. Aku tak yakin ingin mengakhirinya, namun aku tak
terlalu kuat untuk masih memperjuangkannya. Persahabatan yang berawal dari
sebuah pertemuan dan kebersamaan yang sering. Kita memang tak selalu akur, kita
bahkan tak nampak seperti sahabat. Haruskah aku menyerah pada masalah yang
harusnya mampu menyatukan kita? Bicaralah, kawan. Aku tak bisa mendengar
diammu. Ada hal yang mungkin memang tak bisa membuat kita bersama. Aku selalu
berusaha mencari celah dalam setiap perbedaan yang berusaha menjauhkanku
darimu. Tapi entahlah, aku merasa kau sudah lelah bersamaku. Meski aku masih
ingin kau tinggal, tapi aku tak ingin memaksamu untuk berubah. Aku sakit, saat
kau melupakanku demi hal yang cukup membuatku malas. Ah sudahlah, kita memang
berbeda. Aku tak bisa menjadi sepertimu, takkan pernah bisa. Jadi? Sudahlah...

Post a Comment